Mengapa Cat Epoxy Mengelupas Lebih Cepat?
Updated: Mar 18
Melihat lantai epoxy pabrik yang baru berumur satu tahun sudah pecah atau mengelupas tentu sangat menjengkelkan. Rasanya seperti membeli sepatu baru yang mahal, tapi baru dipakai berjalan sebentar solnya sudah lepas.
Flokocon sering menemukan masalah ini dan biasanya penyebabnya bukan karena catnya yang jelek, tapi karena persiapan pemasangan yang kurang matang. Mari kita bedah alasan kenapa lantai epoxy anda bisa cepat mengelupas.

Masalah Kebersihan
Penyebab paling sering lantai mengelupas adalah karena permukaan semen beton yang tidak dibersihkan sampai ke pori-porinya. Jika masih ada debu atau kotoran, cat epoxy hanya akan menempel pada debu tersebut, bukan pada lantainya.
Ibarat menempelkan selotip di atas pasir, selotip itu pasti akan sangat mudah lepas karena tidak "mengikat" ke dasar yang kuat. Flokocon selalu memastikan lantai digrinding dan disedot debunya sampai benar-benar bersih sebelum mulai bekerja.
Masalah Kelembapan
Beton atau semen mungkin terlihat kering di luar, tapi sering kali masih ada air yang bersembunyi di dalamnya. Saat cuaca panas air pasti menguap, namun terhalang oleh lapisan cat yang rapat.
Karena tidak ada jalan keluar, uap air ini mendorong cat dari bawah sampai akhirnya cat tersebut lepas atau meletus. Inilah yang membuat lantai terlihat mengelupas atau bergelembung meskipun baru sebentar dipasang.
Cat Terlalu Tipis untuk Beban Berat
Setiap lantai punya batas kekuatan, persis seperti kita yang tidak bisa memikul beban yang terlalu berat tanpa alat bantu. Jika anda menggunakan cat yang tipis di area yang dilewati truk atau forklift besar, cat itu pasti akan hancur tergilas.
Beban berat akan menekan cat dengan sangat keras sampai ia retak karena tidak sanggup menahan tekanan tersebut. Flokocon selalu menyarankan ketebalan yang pas agar lantai epoxy anda cukup kuat menghadapi beban kendaraan setiap hari. Untuk menentukan berapa ketebalan yang pas untuk kebutuhan anda, bisa baca disini.
Faktor Minyak dan Oli
Lantai pabrik sering kali terkena tumpahan oli atau minyak yang meresap jauh ke dalam pori-pori semen. Jika minyak ini tidak dibuang sampai habis, cat tidak akan pernah mau menempel di area tersebut.
Minyak dan cat itu ibarat air dan api yang tidak bisa bersatu, mereka akan selalu menolak. Kami menggunakan teknik khusus untuk menarik keluar minyak yang sembunyi agar cat bisa menempel dengan sangat erat.
Campuran Cat yang Tidak Pas
Mencampur bahan cat industri itu harus sangat teliti, persis seperti koki yang sedang membuat kue yang sempurna. Jika takaran antara cat dan pengerasnya salah, atau diaduknya kurang rata, cat tidak akan pernah mengeras dengan kuat.
Cat yang lembek atau rapuh akan sangat mudah sobek saat dilewati barang atau digeser sedikit saja. Itulah mengapa tenaga ahli yang berpengalaman sangat dibutuhkan agar lantai anda tidak gagal di tengah jalan.
Cara Mengetahui Lantai Sudah Siap Untuk Cat Epoxy

Berikut adalah 3 cara sederhana untuk memastikan lantaimu sudah siap dicat atau belum:
Tes Plastik (Mencari Air yang Bersembunyi)
Ambil selembar plastik bening (seperti pembungkus makanan) dan tempelkan di atas lantai semen menggunakan selotip di keempat sisinya. Biarkan plastik itu menempel selama satu malam penuh.
Besok paginya, lihatlah di bawah plastik itu. Jika ada butiran air atau warna semen jadi lebih gelap, berarti lantaimu masih basah di dalam. Semen yang basah tidak boleh dicat karena nanti catnya pasti akan meletus dan mengelupas.
Tes Tetesan Air
Ambil segelas air, lalu teteskan sedikit air ke beberapa bagian lantai pabrik anda. Perhatikan apa yang terjadi pada tetesan air tersebut dalam waktu satu menit.
Jika airnya cepat hilang terserap ke dalam semen, berarti lantaimu sudah kering dan siap diaplikasikan cat epoxy primer. Tapi jika airnya hanya diam, berarti ada minyak atau kotoran yang menghalangi cat untuk menempel.
Tes Selotip (Mengecek Debu)
Ambil selotip yang sangat lengket, lalu tempelkan dengan kuat ke lantai dan cabut dengan satu tarikan cepat. Jika selotipnya kotor penuh debu putih atau rontokan semen, berarti lantaimu belum cukup bersih untuk dicat.
Melakukan tes ini membantumu menghemat banyak uang agar tidak salah langkah saat membangun lantai pabrik. Flokocon selalu melakukan pengecekan yang lebih canggih, tapi tes sederhana ini adalah langkah awal yang cerdas bagi setiap pemilik bisnis.
Kesimpulan
Lantai yang mengelupas adalah cara lantai tersebut memberitahu bahwa ada tahap persiapan yang dilewati atau salah dilakukan. Di Flokocon, kami fokus pada detail terkecil sejak awal agar anda tidak perlu keluar uang lagi untuk memperbaiki lantai yang rusak dalam waktu singkat.




Comments